Kepindahan gelandang Prancis, N’Golo Kante, ke Fenerbahce akhirnya kembali berjalan lancar setelah sempat menghadapi hambatan administrasi. Kesepakatan itu sempat terancam gagal karena Al Ittihad tidak menyelesaikan prosedur transfer dengan benar.

Fenerbahce sebelumnya menuding klub Arab Saudi tersebut melakukan kesalahan dalam pengisian sistem Transfer Matching System (TMS) FIFA, sehingga proses transfer tidak bisa diselesaikan tepat waktu. Kesalahan ini membuat klub Turki sempat khawatir kehilangan kesempatan merekrut juara Piala Dunia tersebut.
Namun, situasi berbalik positif ketika Al Ittihad memposting pesan perpisahan di X, menyatakan setuju untuk melepas sisa masa kontrak Kante. Dengan langkah ini, transfer Kante kini bisa rampung, dan ia siap memperkuat lini tengah Fenerbahce.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Hambatan Administratif yang Sempat Menggagalkan Transfer
Kesepakatan awal antara Fenerbahce dan Al Ittihad melibatkan pertukaran pemain, termasuk striker Maroko Youssef En-Nesyri. Proses awal transfer gagal karena kesalahan administrasi dari klub Arab Saudi, yang membuat FIFA TMS tidak bisa memproses dokumen tepat waktu.
Fenerbahce menegaskan bahwa mereka telah memeriksa semua dokumen dengan cermat dan mengajukan permohonan perpanjangan waktu. Klub juga melakukan diskusi intensif dengan FIFA untuk memastikan transfer tetap bisa dilakukan meski melewati batas awal periode pendaftaran.
Kesalahan ini sempat menimbulkan ketidakpastian besar, tetapi akhirnya kedua klub berhasil menyelesaikan kendala administratif. Dengan ini Kante kini bisa fokus pada karier barunya di Turki tanpa hambatan birokrasi.
Baca Juga: Cristian Romero Selamatkan Tottenham dengan Tendangan Salto Dramatis
Kante Kembali ke Timnas Prancis

Kante yang kini berusia 34 tahun baru-baru ini kembali memperkuat timnas Prancis. Pada bulan November, ia mencatatkan penampilan ke-65 untuk Les Bleus dalam kemenangan 4-0 melawan Ukraina. Performanya tetap menunjukkan kualitas tinggi meski sudah memasuki usia veteran.
Pengalaman internasional Kante diharapkan menjadi aset berharga bagi Fenerbahce, baik di Liga Turki maupun di kompetisi Eropa. Kehadirannya bisa menambah kestabilan lini tengah dan membawa disiplin taktikal yang selama ini menjadi ciri khas permainan gelandang asal Prancis tersebut.
Selain Kante, Fenerbahce juga merekrut gelandang Prancis lainnya, Matteo Guendouzi, yang ingin kembali menembus tim nasional menjelang Piala Dunia. Kombinasi pengalaman dan energi baru ini diharapkan meningkatkan daya saing klub.
Target Fenerbahce: Gelar Liga Turki
Fenerbahce sedang berusaha mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih gelar Liga Turki pertama dalam 12 tahun. Kehadiran Kante diharapkan memberi dampak langsung di lini tengah, baik dari sisi penguasaan bola maupun pengalaman dalam situasi penting.
Manajemen klub memandang transfer ini sebagai langkah strategis jangka panjang. Selain meningkatkan kualitas skuad, rekrutmen Kante juga diharapkan meningkatkan citra klub di mata penggemar global.
Dengan Kante yang sudah siap bermain, Fenerbahce kini bisa fokus menatap sisa musim dan target juara. Kehadiran pemain berpengalaman ini diyakini akan membawa semangat baru bagi skuad dan suporter. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballupds.com.
